Serang — Politeknik Piksi Input Serang kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Dua dosen Program Studi D-IV Rekayasa Keamanan Siber dinyatakan lulus Sertifikasi Kompetensi Certified Ethical Hacker (CEH) V13 pada Program Sertifikasi Kompetensi Dosen Vokasi Tahun 2025.
Adapun dosen yang berhasil meraih sertifikasi internasional tersebut adalah Yudiansyah Fauzi, S.Kom., M.Kom, selaku Ketua Program Studi D-IV Rekayasa Keamanan Siber, serta Rifky Aditia Hamdan, S.Kom., M.Kom, dosen pada program studi yang sama. Capaian ini menjadi bukti pengakuan kompetensi profesional di bidang keamanan siber.
Sertifikasi CEH Dosen Politeknik Piksi Input Serang Berstandar Internasional
Program Sertifikasi CEH Dosen Politeknik Piksi Input Serang merupakan bagian dari program nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Politeknik Negeri Malang.
Sertifikasi Certified Ethical Hacker (CEH) diterbitkan oleh EC-Council. Sertifikasi ini menekankan penguasaan teknik ethical hacking dan keamanan sistem informasi. Oleh karena itu, sertifikasi CEH menjadi standar kompetensi global di bidang keamanan siber.
Pelaksanaan Sertifikasi CEH V13 Tahun 2025
Kegiatan Sertifikasi CEH Dosen Politeknik Piksi Input Serang dilaksanakan pada 7–14 Desember 2025 di Hotel Atria Malang. Rangkaian kegiatan meliputi pelatihan intensif, pembekalan materi, serta ujian sertifikasi.
Selanjutnya, peserta mengikuti ujian sertifikasi sebagai tahap akhir. Berdasarkan hasil evaluasi, seluruh peserta dari Politeknik Piksi Input Serang dinyatakan lulus dengan hasil sangat memuaskan.
Dampak Sertifikasi CEH bagi Mutu Pendidikan Vokasi
Keberhasilan Sertifikasi CEH Dosen Politeknik Piksi Input Serang menunjukkan komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Selain itu, capaian ini mendukung penguatan kurikulum berbasis industri.
Dengan demikian, pembelajaran keamanan siber di Politeknik Piksi Input Serang semakin selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan standar internasional.r di Politeknik Piksi Input Serang semakin selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan standar internasional.















